HAKEKATORGANISASI SEBAGAI TIM ADALAH SUATU KELOMPOK YANG MEMILIKI IKATAN DAN INTERAKSI YANG HARMONIS YANG MEMACU TERJADINYA PERUBAHAN, PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PRIBADI MAUPUN ORGANISASI. STEVEN COVEY (1997) DALAM BUKUNYA "THE SEVEN HABIT" MENEMUKAN TUJUH KEBIASAAN YANG BAIK : 1. PRO AKTIF 2. MENDAHULUKAN YANG UTAMA 3.
Title Bekerjasama dengan kolega dan pelanggan (BSKP): modul A / Suyyety, Gita Kurniawan, Author: SUYETTY| Gita Kurniawan, Publisher: Ciawi : Yudhistira, 2005
June4th, 2018 - Prinsip prinsip dalam penjualan personal antara lain profesionalisme keterampilam negosiasi untuk mengetahui kepuasan pelanggan dan kelanjutan bisnisnya' 'Cara Meningkatkan Kepuasan Pelanggan dengan Efektif June 16th, 2018 - Panduan cara membuat konsumen makin setia dan menjaga tingkat kepuasan pelanggan tetap tinggi Prinsip
LihatJuga. Bekerjasama dengan kolega dan pelanggan (BSKP): modul A oleh: SUYETTY Terbitan: (2005) ; Bekerjasama dengan kolega dan pelanggan : berdasarkan kurikulum 2004 oleh: Juhana Wijaya, E. Terbitan: (2004) ; Bekerja sama dengan Kolega dan Pelanggan oleh: M. Ratna Kriswidyastuti Terbitan: (2013)
pelayananmakanan Harus taat asas menjelaskan cara melayani dan mengawasi from COMMUNICAT MISC at Lampung University
belajarpada mata pelajaran pada mata pelajaran Bekerjasama dengan Kolega dan Pelanggan kelas XI AP SMK Negeri 1 Dolok Sanggul Kab. Humbang Hasundutan T.P 2012/2013. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa t hitung korelasi memiliki nilai sebesar 6,453 dan jika dikonsultasikan dengan t tabel pada taraf signifikan 95% dan
. 0% found this document useful 0 votes10 views3 pagesOriginal Titlebekerjasama kolega pelangganCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes10 views3 pagesBekerjasama Kolega PelangganOriginal Titlebekerjasama kolega pelangganJump to Page You are on page 1of 3Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
keterbacaan mahasiswa juga dilihat dari keempat aspek tersebut dikategorikan “Baik” dan dinyatakan layak digunakan dalam perkuliahan. 2. Penelitian dari Sri Handayani 2013 yang berjudul “Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Bebe Anak Untuk Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Pengasih”. Penelitian ini merupakan penelitian RD yang dimana hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan uji coba lapangan skala besar sebanyak 31 siswa, 13 siswa 43,5 dalam kategori sangat setuju, 18 siswa 56,5 dalam kategori setuju. Pengembangan modul ini dinyatakan layak sebagai media pembelajaran. 3. Penelitian dari Agus Wibowo 2013 yang berjudul “Pengembangan Media Pembelajaran Modul Perakitan Komputer Pada Mata Pelajaran TIK untuk Siswa Kelas X di SMA N 1 Bantul”. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu produk baru yang berupa modul dan mengetahui tahapan pengembangan kelayakan dari modul perakitan komputer di SMA N 1 Bantul. Dari penilaian para ahli dan dari uji lapangan, maka pengembangan modul ini dinyatakan sudah baik dan layak digunakan. 4. Penelitian Suharjiyono 2013 yang berjudul “Pengembangan Media Modul Alat Ukur Presisi Siswa Kelas X Di SMK Muhammadiyah 1 Bantul”. Hasil uji penelitian oleh ahli materi mengatakan “sangat layak”, validasi ahli media mengatakan “layak”, validasi guru bidang studi mengatakan “sangat layak”, dan di uji cobakan kekelompok kecil mendapatkan hasil yang memuaskan. C. Kerangka Pikir Menerapkan Prinsip-Prinsip Kerjasama dengan Kolega dan Pelanggan merupakan standar kompetensi dari mata pelajaran produktif kompetensi keahlian administrasi perkantoran yang mana pada pembelajarannya mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan melayani pelanggan dan kolega, baik kebutuhan, permintaan dan keluhan serta kritik dari pelanggan dan kolega tersebut. Adapun standar dan prinsip yang harus dilakukan agar pelanggan merasa puas dan menjadikan pelanggan setia bagi perusahaan. Pengamatan di lapangan terhadap pembelajaran Menerapkan Prinsip- prinsip Bekerjasama dengan Kolega dan Pelanggan menunjukkan bahwa banyak siswa yang mengalami permasalahan dalam pemahaman materi disebabkan kurang tersedianya media pembelajaran yang berupa modul yang baik dan teruji. Selain itu, siswa hanya menunggu instruksi dari guru, sehingga mereka tidak memiliki budaya belajar mandiri. Tanpa dijelaskan guru, mereka tidak mau belajar sendiri, Siswa kurang memiliki kesadaran untuk melaksanakan kegiatan belajar. Hal ini menyebabkan siswa kurang termotivasi terhadap belajarnya sehingga aktivitas pembelajaran di kelas kurang aktif. Pengembangan modul menerapkan prinsip-prinsip kerjasama dengan kolega dan pelanggan akan mempermudah siswa dalam belajar secara individual. Siswa dapat sewaktu-waktu belajar tanpa perlu menunggu guru menyampaikan materi. Dengan adanya modul ini, siswa akan lebih mudah memahami materi pelajaran tentang menerapkan prinsip-prinsip kerjasama dengan kolega dan pelanggan. Berikut kerangka berfikir jika dibuat bagan Gambar 3. Bagan kerangka berfikir D. Pertanyaan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah yang telah disebutkan dalam bab I, maka permasalahan tersebut dapat dirinci pertanyaan sebagai berikut 1. Bagaimana modul pembelajaran standar kompetensi Menerapkan Prinsip- Prinsip Bekerjasama dengan Kolega dan Pelanggan untuk SMK kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran pada tahap analisis kebutuhan? 2. Bagaimana pengembangan modul pembelajaran standar kompetensi Menerapkan Prinsip-Prinsip Bekerjasama dengan Kolega dan Pelanggan untuk SMK kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran pada tahap design? Pembelajaran Menerapkan Prinsip- Prinsip Kerjasama dengan Kolega dan Pelanggan Kurangnya pemahaman materi oleh siswa karena kurangnya modul pembelajaran Pengembangan modul Menerapkan Prinsip-Prinsip Kerjasama dengan Kolega dan Pelanggan Modul pembelajaran Menerapkan Prinsip-Prinsip Kerjasama dengan Kolega dan Pelanggan yang layak
Materi Pembelajaran Standar Kompetensi Menerapkan prinsip – prinsip kerjasama dengan kolega dan pelanggan Kompetensi Dasar 1. Mendiskripsikan kerjasama dengan kolega dan pelanggan Indikator Melakukan komunikasi dengan kolega secara terbuka, professional dan secara ramah tamah Menggunakan bahasa dan nada suara yang tepat sesuai tata bahasa Indonesia Mempertimbangkan pengaruh bahasa tubuh Memperhatikan kepekaan akan kebudayaan dan kemasyarakatan Mempergunakan keaktifan mendengarkan dan bertanya untuk memastikan keberhasilan komunikasi dua arah A. Kerjasama 1. Pengertian Kerjasama Kerjasama dimaksudkan sebagai suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai satu atau tujuan bersama Soekanto, 1990. Kerjasama cooperation adalah suatu usaha atau bekerja untuk mencapai suatu hasil Baron & Byane, 2000. Kerjasama Cooperation adalah adanya keterlibatan secara pribadi diantara kedua belah pihak dami tercapainya penyelesaian masalah yang dihadapi secara optimal Sunarto, 2000. Berdasarkan uraian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa kerjasama Cooperation adalah suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok diantara kedua belah pihak manusia untuk tujuan bersama dan mendapatkan hasil yang lebih cepat dan lebih baik. 2. Bentuk- Bentuk Kerjasama Menurut Soerjono Soekanto, dalam teori sosiologi akan dijumpai beberapa bentuk kerjasama. Bentuk – bentuk yang dimaksud ialah a. Kerjasama Spontan Spontaneous Cooperation b. Kerjasama Langsung Directed Cooperation c. Kerjasama Kontrak Contractual Cooperation d. Kerjasama Tradisonal Traditional Cooperation 3. Faktor Yang Mempengaruhi Kerjasama Banyak faktor yang mempengaruhi manusia untuk saling bekerjasama, antara lain a. Hal timbal balik b. Orientasi individu c. Komunikasi Pada dasarnya manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Dalam menjalani kehidupannya manusia akan dihadapkan pada suatu dilema sosial. Oleh karenanya dibutuhkan kerjasama dalam menjalani kehidupannya B. Komunikasi 1. Pengertian Komunikasi Komunikasi adalah suatu proses pengiriman atau penerimaan informasi antara dua orang atau lebih dengan menggunakan cara yang tepat, sehingga informasi, berita atau pesan, dapat dimengerti oleh kedua pihak. Menurut Benny kaluku dalam bukunya Planning kumunikasi adalah proses penyampaian pengertian dan mengandung semua unsur prosedur, yang dapat mempertemukan suatu pemikiran dengan pemikiran lain. 2. Unsur – unsur Komunikasi a. Pengirim pesan komunikator Merupakan tokoh utama yang memiliki peran terpenting dalam proses komunikasi. Komunikator dapat perorangan, kelompok, ataupun massa. b. Penerima pesan komunikan Merupakan seseorang yang mendapatkan suatu pesan c. Pesan Adalah apa yang disampaikan oleh komunikator kepda komunikan. Bentuk pesan 1 Informatif 2 Persuasive Koersif d. Media Merupakan alat untuk menyampaikan pesan dari komunikator ke komunikan, baik secra langsung ataupun tidak langsung e. Efek Hasil akhir suatu kmunikasi yaitu sikap dan tingkah laku orang, sesuai atau tidak dengan yang diinginkan. 3. Media Komunikasi Media adalah orang, bahan, peralatan, atau kegiatan yang menciptakan kondisi, dimana memungkinkan seseorang memperoleh keterampilan, pengetahuan, dan sikap. Media Komunikasi adalah suatu alat yang digunakan untuk mempermudah penyampaian informasi dari seseorang kepada orang lain untuk mencapai tujuan tertentu. 4. Jenis-jenis media komunikasi a. Media komunikasi audio, yaitu alat yang dapat didengar, ditangkap melalui alat pendengaran. b. Media komunikasi visual, yaitu alat yang dapat dilihat/ditangkap melalui alat pegalihan. c. Media komunikasi audio visual, yaitu alat yang dapat dilihat dan didengar. 5. Fungsi media komunikasi a. Mempermudah penyampaian pesan atau informasi kepada komunikan b. Mempersingkat waktu penyampaian informasi kepada komunikan c. Mengkonkritkan isi berita yang bersifat abstrak d. Merupakan alat hiburan dan mendidik para komunikan 6. Asas-asas komunikan Suatu organisasi yang baik, dalam penyampaian warta akan menggunakan segala macam saluran yang mungkin. Pertama saluran perintah dan tanggung jawab. Tetapi tidak juga mengabaikan saluran hubungan internal diantara para anggotanya. Selanjutnya, segala cara dan alat untuk mengadakan dimana mungkin hendakanya digunakan. Dengan demikian, warta yang dikehendaki dapat mencapai tempat tujuan secra efektif. Dengan adanya hubungan yang baik, maka terjadilah suatu kerjasama yang lebih sempurna dalam mencapai tujuan organisasi tersebut. supaya dapat mengatakan kerja sama, maka tugas pertama pucuk pimpinan organisasi ialah menciptakan dan memelihara sebuah sistem komunikasi. 7. Tata hubungan komunikasi Tata hubungan komunikasi adalah cara penyampaian berita atau keterangan-keterangan yang mengandung arti dalam berbagai bidang kegiatan sehari-hari. Syarat-syarat terjadinya hubungan yang baik agar dapat memperlancar tercapainya tujuan organisasi, yaitu sebagai berikut a. Harus ada sinkronisasi tujuan organisasi b. Suasana kerja yang menyenangkan c. Informalitas yang wajar dalam hubungan kerja d. Manusia sebagai pribadi bukan mesin e. Pengembangan kemampuan f. Pekerjaan yang menarik dan penuh tantangan g. Pengakuan dan penghargaan atas pelaksanaan tugas 8. Jenis-jenis komunikasi Jenis-jenis komunikasi dalam kehidupan sehari-hari a. Komunikasi menurut lawan jenis b. Komunikasi menurut jumlah c. Komunikasi menurut maksud d. Komunikasi menurut ruang lingkup e. Komunikasi menurut cara penyampaian 9. Faktor-faktor penentu keberhasilan komunikasi a. Komunikator 1 Kecakapan komunikator 2 Pengetahuan 3 Sikap 4 Sistem sosial b. Komunikan 1 Cakap 2 Pengetahuan 3 Ramah 4 Sistem sosial 10. Faktor-faktor yang menghambat komunikasi a. Kecakapan kurang b. Sikap yang kurang tepat c. Pengetahuan kurang d. Kurang memahami sistem sosial e. Salah sangka yang tidak beralasan 11. Teknik berbicara a. Prinsip-prinsip berbicara 1 Prinsip motivasi 2 Prinsip perhatian 3 Prinsip kegunaan 4 Prinsip ulangan 5 Prinsip keinderaan 6 Prinsip pengertian b. Estetika berbicara Merupakan seni berbicara seseorang yang bisa menimbulkan daya tarik bagi pendengar atau peserta. 1 Gaya berbicara 2 Gaya penampilan yang menarik 12. Pendengar yang efektif Mendengarkan secara efektif adalah kegiatan aktif dari pikiran kita bukan kegiatan pasif. Mendengarkan adalah kegiatan menganalisis, menghargai, dan memberikan pendapat terhadap pembicara. 13. Indikator konflik dan solusinya a. Indikasi yang menimbulkan konflik 1 Makin meningkatkanya ketidak pastian diantara anggota kelompok atau organisasi dalam mencapai tujuan 2 Dalam kelompok mulai terdapat perbedaan yang mencolok dalam memenuhi kebutuhan dan mencapai sasaran yang diinginkan 3 Mulai terlihatnya tanda-tanda kelemahan/kurang tegasnya seorang pimpinan 4 Mulai rendahnya perhatian pada organisasi b. Solusi dalam menyelesaikan konflik 1 Menciptakan suasana saling menguntungkan 2 Fokus pada masalah sebenarnya 3 Membandingkan solusi sama-sama menang Daftar Pustaka Suranto. 2005. Komunikasi Perkantoran. Yogyakarta Media Wacana Hadi, Rasyid Wicaksono. 2013. Efektifitas Komunikasi Intruksional. Efektifitas Komunikasi Intruksional Di SMK N 1 Yogyakarta. SMK N 1 Yogyakarta. UNY. Yogyakarta
JUDUL UNIT Bekerjasama Dengan Kolega Dan PelangganDESKRIPSI UNITUnit ini berhubungan dengan keterampilan antar personal,komunikasi dan layanan pelanggan yang dibutuhkan oleh semuaorang yang bekerja dalam industri pariwisata dan KOMPETENSIKRITERIA UNJUK ditempat dengan tamu dan kolega dilaksanakansecara terbuka, profesional, ramah dan bahasa dan nada yang bahasa tubuh personal dan melontarkan pertanyaan secara aktifdigunakan untuk memastikan komunikasi dua arah yang ada dan potensial diidentifikasi dan solusidicari dengan bantuan dari kolega bila bantuanuntuk tamu internaldan dan harapan tamu, termasuk hal-hal dengankebutuhan tertentu, diidentifikasi secarabenar danproduksi serta layanan yang tepat diberikan.
Apa itu kolega? Seperti apa contoh kolega dalam kehidupan sehari - hari? Dan Apa itu Pelanggan ? Seperti apa contoh Pelanggan dalam kehidupan sehari - hari?Nah, berkaitan dengan hal itu, pada pertemuan saya kali ini akan membawakan materi tentang Pengertian dan Contoh Singkat Kolega dan Pelanggan , masih penasaran dengan materi apa yang ingin saya bawakan hari ini? Yuk kita simak bersama - Kolega dan Contoh Kolega. Dalam praktik sehari - hari kita sering mendengar istilah kolega, seperti "mas, mau jadi kolega saya?" "mas adalah kolega saya." "bro kamu sekarang kolega saya." dan masih banyak lagi. Tapi, kamu bingung apa sih yang mereka katakan? Secara umum, Kolega berarti teman sejawat atau teman sepekerjaan. Misalnya, jika kamu seorang siswa dan mempunyai kenalan seorang siswa dan kamu kenal dekat dengannya entah dua orang atau lebih maka dapat saya katakan mereka adalah kolega kalau mereka adalah siswa tapi mereka tidak saya kenal bagaimana mas? Jawabannya mereka bukan kolega kamu. Kenapa? Itu karena secara logika seperti yang saya katakan di atas bahwa kolega itu teman sejawat atau sepekerja. Dalam hal ini teman dalam artian mereka yang kita kenal dan mereka yang kita anggap dekat. Maka , mereka yang kita tidak kenal dan bukan teman kita maka mereka bukan kolega intinya mereka yang kita kenal dan mereka yang memiliki bisnis/passion/ataupun profesi yang sama adalah dan Contoh Pelanggan. Kalau ada kolega pasti ada pelanggan, nah terus apa itu Pelanggan? Kalau menurut saya pelanggan adalah mereka yang puas dengan jasa atau barang yang kita tawarkan terus mereka yang sering membeli produk, jasa maupun secara teori arti pelanggan ada dua yaitu arti pelanggan secara luas dan arti pelanggan secara sempit. Dalam arti luas, pelanggan adalah semua pihak yang mempunyai hubungan kerja dengan bisnis kita, atau semua pihak yang terkait dalam proses produksi , seperti pemasok bahan baku, penyandang dana pemilik perusahaan, kreditor, dan investor, atau distributor/agen, pemasar/penyalur yang berperan sebagai prantara , sehingga produk barang atau jasa kita sampai di tangan hal ini contoh Umpama anggap saja saya adalah pemilik Warnet namanya Dwija Komputer, punya kolega yang namanya Wayan Komputer kita sama - sama bekerja sebagai pemilik warnet jasa atau bisnis saya lancar , saya membutuhkan pendamping umpama agen servis komputer, karyawan, Server Internet, dan Toko penyedia kertas A4,tinta dan kebutuhan yang disini kita saling membantu dan menguntungkan satu sama lain. Umpama komputer di warnet saya rusak saya langsung panggil tukang servis komputer, kalau kouta internet wifi saya habis saya panggil server internetnya, dan kalau kertas A4, tinta saya di warnet habis saya beli di toko penyedia kertas A4, tinta dan perlengkapan disamping itu ada juga orang yang sering main di warnet saya entah itu hanya ngetik,main game atau hanya belajar main komputer saja, mereka itu sebagai pendukung perkembangan usaha bisnis warnet semua adalah pelanggan dalam arti luas termasuk kolega saya, ,mulai dari tukang servis komputer,toko penyedia perlengkapan warnet, server internet dan orang - orang yang menggunakan produk saya adalah pelanggan dalam arti terus pengertian pelanggan dalam arti sempit apa? Dalam arti sempit, Pelanggan adalah pembeli atau pengguna produk/jasa yang kita tawarkan, tanpa memperhitungkan apakah sering,jarang, atau hanya sekali saja mereka menggunakan atau membeli produk/jasa Anggap saja saya sebagai pedagang garam, kalau berdagang pasti ada yang beli tergantung tempatnya juga sih nah, yang membeli garam saya entah sekali,berkali - kali atau jarang adalah pelanggan dalam arti belum mengerti? Ya, saya akan ambil contoh lain , umpama saya adalah penjual pulsa terus saya akan berusaha agar bisnis saya di kenal orang dan di ketahui orang hingga mereka membeli pulsa saya. Nah suatu ketika ada satu orang membeli pulsa saya dia belinya jarang atau kadang - kadang. Nah yang beli pulsa itulah pelanggan dalam arti sempit. Paham? Saya anggap kalian sudah dari kedua arti di atas terletak pada himpunan pendukung. Seperti dalam arti luas mencakupi semua aspek pendukung bisnis. Seperti, pengguna jasa atau produk kita,servis komputer,hingga toko - toko yang pernah kita gunakan jasanya dan termasuk kolega adalah pelanggan dalam arti luas. Sedangkan dalam arti sempit hanya mereka yang menggunakan jasa kita dan pernah melakukan transaksi ke begitu dapat saya simpulkan bahwa pelanggan adalah orang - orang atau pembeli jasa atau produk kita yang tidak tergantung pada suatu produk, tetapi produk yang tergantung kepada orang tersebut dan mereka yang memiliki hubungan bisnis dengan kita. Oleh karena itu pelanggan adalah pembeli atau pengguna produk, maka mereka harus dilayani dengan baik dan diberikan KompetensiTidak cukup hanya dengan teori saja, agar lebih seru dan menguji keseriusan kamu dalam membaca artikel ini. Saya akan sedikit memberi beberapa tantangan untuk menguji keseriusan kamu. Silakan jawab dengan benar 3Apa yang dimaksud kolega, jelaskan !Sebutkan 5 contoh kolega dalam kehidupan sehari - hari ! Sertakan alasan yang logis kenapa itu itu Pelanggan secara sempit dan luas?Sebutkan 5 contoh pelanggan secara sempit dan luas dalam kehidupan sehari - hari ! Sertakan perbedaan pelanggan secara sempit dengan secara luas?Jangan lupa jawab soalnya ya! oh ya kalau ada yang tidak mengerti silakan di tanyakan di kolom komentar.
Uploaded byEmriArdi 100% found this document useful 3 votes8K views19 pagesOriginal TitleRpp Bekerjasama Dengan Kolega Dan Pelanggan Jilid 1-2Copyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document100% found this document useful 3 votes8K views19 pagesRPP Bekerjasama Dengan Kolega Dan Pelanggan Jilid 1-2Original TitleRpp Bekerjasama Dengan Kolega Dan Pelanggan Jilid 1-2Uploaded byEmriArdi Full description
materi bekerjasama dengan kolega dan pelanggan